Tampilkan postingan dengan label Java. Tampilkan semua postingan
Pengertian Tomcat
Menurut (Vukotic & Goodwill, 2011) “The Apache Tomcat server is an open source, Java-based web application container that was created to run servlet and JavaServer Pages (JSP) web applications. It was created under the Apache-Jakarta subproject; however, due to its popularity, it is now hosted as a separate Apache project, where it is supported and enhanced by a group of volunteers from the open source Java community”.
Dijelaskan bahwa apache tomcat open source merupakan suatu wadah aplikasi web berbasis java yang diciptakan untuk menjalankan servlet dan JSP (Java Server Pages) aplikasi web. Apache tomcat dibuat oleh Apache-Jakarta namun, karena popularitasnya sekarang proyek apache tomcat terpisah dimana apache tomcat didukung dan kembangkan oleh sekelompok relawan dari open source java komunitas. (Vukotic & Goodwill, 2011)
Web server Apache berbasiskan Open Source dan mulai populer di internet sejak tahun 1996 karena Open Source. Apache bebas didistribusikan oleh siapa saja dan ke siapa saja. Software ini dapat diunduh pada situs http://www.apache.org dan tersedia untuk berbagai platform, diantaranya Windows, Linux, dan Unix. Agar dokumen-dokumen web yang berekstensi HTML ataupun PHP bias diakses oleh browser maka dokumen-dokumen tersebut perlu diletakkan dalam direktori khusus yang diatur oleh Apache. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat halaman web. Jika diperlukan, berdasarkan kode PHP yang dituliskan maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untukmendukung halaman web yang dihasilkan. (Dwiartara, 2010)
Algoritma
Algoritma adalah kumpulan langkah-langkah yang disusun secara sistematis dan logis untuk menyelesaikan permasalahan. Sistematis artinya ter-urut dan Logis artinya masuk akal pikiran.
Algoritma adalah langkah detail yang ditunjukkan untuk komputer guna menyelesaikan suatu masalah. Algoritma berbeda dengan program, karena algoritma dapat diterapkan pada seluruh bahasa pemograman.
Pemodelan Algoritma
Pemodelan Algoritma merupakan aktivitas dalam mengilustrasikan jalannya suatu alur Algoritma dalam program dengan menggunakan simbol dan aturan-aturan tertentu. Ada tiga tipe pemodelan, yaitu:
1. Flowcharts
2. Nassi Scheniderman (Ns Diagram), dan
3. Pseudecode
Dari ketiga model diatas, model terakhir yaitu pseudecode lah yang amat banyak digunakan dan populer dikalangan para pemrogramam, khususnya di Indonesia. Hal itu dapat terlihat di hampir semua perguruan tinggi atau sekolah menggunakan pemodelan algoritma Pseudecode dalam melakukan pendekatan terhadap code. Di dalam pembelajaran ini pun kita menggunakan pemodelan Pseudecode.
Terdapat 3 kriteria dalam membuat algoritma:
- Algoritma yang dibuat harus benar karena Algoritma akan memberikan hasil (keluaran) yang dikehendaki dari sejumlah inputan yang diberikan.
- Algoritma harus memberikan hasil sedekat mungkin dengan nilai sebenarnya.
- Algoritma harus efisien waktu dan pemakaian memori
Karakteristik (Syarat) sebuah Algoritma :
- Algoritma harus tidak ambigu (unambiguous) - deskripsi langkah-langkah dalam algoritma harus dan hanya mempunyai tafsiran tunggal.
- Algoritma langkah-langkahnya harus tepat (pricise).
- Algoritma harus pasti (definite) - jika serangkaian langkah-langkah yang sama dilakukan 2 kali maka hasilnya harus sama.
- Algoritma harus berhingga (finite) -selesai dalam rentang waktu tertentu.
Komponen Utama Algoritma dari sebuah algoritma yaitu:
- Input (masukan)
- Proses
- Output (keluaran/hasil)
Input (masukan) yaitu value/nilai yang dibutuhkan oleh algoritma dari sebuah alat masukan seperti keyboard,mouse dan scanner . Process (pengolahan) yaitu langkah-langkah perhitungan atau proses-proses yang tidak ambigu yang dilakukan algoritma untuk menghasilkan sebuah output. Output (keluaran) yaitu hasil dari sebuah proses berupa value/informasi yang ditampilkan melalui alat keluaran seperti monitor, printer, dan lain-lain.
Java Language Basic
Pada posting kali ini Belajar Pagi akan mengupas tentang Belajar Bahasa Pemrograman Java Dasardimana untuk memulainya di perlukan beberapa persiapan antara lain :
Java Development Kit versi 1.6 keatas.
Java Development Kit merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi dari kode java menjadi bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan oleh java runtime environtment.
Java Runtime Environtment
Java Runtime Environtment merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java. Versi JRE harus sama atau lebih tinggi dari JDK yang digunakan untuk membangun aplikasi agar aplikasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
NetBeans IDE
NetBeans IDE merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk membangun perangkat lunak yang lain. NetBeans IDE dapat digunakan untuk membangun perangkat lunak berbasis java Standard Edition, Java Enterprise Edition, Java Micro Edition, Java FX, PHP, C/C++, Ruby Groovy dan Python.
Langsung saja saya akan memberikan sepotong kode java sederhana seperti dibawah ini :
public class SelamatDatang {
public static void main (String [] args) {
System.out.println(“Selamat Datang Di Belanja Pagi”);
}
}
Pada kode diatas, kita telah membuat sebuah program java sederhana yang menampilkan tulisan “Selamat Datang Di Belanja Pagi” pada console. Dimana terdapat beberapa aturan dalam membuat program java yaitu :
Nama file harus sama dengan nama kelas program. Misal pada kode diatas nama kelasnya adalah SelamatDatang, maka nama file harus SelamatDatang.java
Hanya boleh terdapat satu kelas public pada sebuah file
Kelas yang menjadi program harus memiliki metode public static void main(String[] args)
Terminal pada java menggunakan tanda ; (titik koma).
Selanjutnya saya akan menjelaskan macam-macam tipe data yang terdapat pada bahasa pemrograman java yaitu :
Tipe Data Keterangan
boolean true atau false
char karakter
byte -128 – 127
short -32768 – 32767
int -2147483648 – 2147483647
long -9223372036854775808 – 92233720367854775807
double -4.9E-324 – 1.7976931348623157E308
float 1.4E-45 – 3.4028235E38
String bukanlah merupakan tipe data di Java, String merupakan Object. Namun String memiliki keunikan yaitu String dapat langsung dibuat tanpa harus membuat Object.
Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang Variabel dimana dalam Java Variabel diartikan sebagai sesuatu yang digunakan untuk menampung sebuah data. Sebuah variabel harus ada dalam sebuah kelas atau metode. Pembuatan sebuah variabel di Java terlihat pada kode dibawah ini.
Tipevariabel namavariabel;
Tipe variabel dapat juga berupa tipe data atau kelas, misal :
int nilai;
char indexNilai;
Untuk menambahkan nilai ke sebuah variabel, maka dapat menggunakan tanda “=” (sama dengan), misal jika kita akan menambahkan nilai 100 pada variabel nilai dan A pada variabel indexNilai, maka dapat terlihat pada kode dibawah ini.
int nilai;
char indexNilai;
nilai = 100;
indexNilai = ‘A';
Atau dapat juga dengan langsung saat pembuatan sebuah variabel seperti contoh berikut :
int nilai = 100;
char indexNilai = ‘A';
Syarat-syarat penamaan variabel adalah :
Harus diawali dengan huruf
Tidak boleh terdapat karakter unik seperti @,#,% dan lain-lain
Tidak boleh mengandung karakter putih (spasi, enter,tab)
OOP Concept
Apa sih OOP?
OOP (Object Oriented Programming) adalah suatu metode pemrograman yang berorientasi kepada objek. Tujuan dari OOP diciptakan adalah untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada di kehidupan sehari-hari. Jadi setiap bagian dari suatu permasalahan adalah objek, nah objek itu sendiri merupakan gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil lagi. Saya ambil contoh Pesawat, Pesawat adalah sebuah objek. Pesawat itu sendiri terbentuk dari beberapa objek yang lebih kecil lagi seperti mesin, roda, baling-baling, kursi, dll. Pesawat sebagai objek yang terbentuk dari objek-objek yang lebih kecil saling berhubungan, berinteraksi, berkomunikasi dan saling mengirim pesan kepada objek-objek yang lainnya. Begitu juga dengan program, sebuah objek yang besar dibentuk dari beberapa objek yang lebih kecil, objek-objek itu saling berkomunikasi, dan saling berkirim pesan kepada objek yang lain.
Apa sih Objek (Object)?
Setiap objek memiliki dua karakteristik yaitu Attribute (State) dan Behavior. Attribute (State) merupakan identitas atau informasi objek itu sendiri atau disebut juga sebagai variable, sedangkan Behavior adalah tingkah laku atau apa yang dapat dilakukan oleh objek itu atau disebut juga sebagai method.
Sebagai contoh Attribute (State) dari pesawat adalah nama pesawat, tipe, warna, tahun produksi, roda, dll. Sedangkan Behavior dari pesawat adalah cara menghidupkan mesin, cara menerbangkan pesawat (take off), cara menurunkan pesawat (landing), dll.
Contoh :
Titik : Titik merupakan sebuah objek yang terdiri dari posisi x dan posisi y
Persegi panjang : Persegi panjang merupakan objek yang mempunyai panjang dan lebar
Apa sih Kelas (Class)?
Kelas merupakan cetakan atau blueprint atau prototype, hasil dari cetakan itu disebut objek. Contoh pesawat Boeing 737 dibuat dengan rancangan yang sama, rancangan pesawat ini disebut kelas. Hasil rancangan itu menjadi pesawat Boeing 737 yang disebut objek. Pesawat-pesawat hasil rancangan tadi bisa memiliki warna, nama yang berbeda-beda tergantung perusahaan penerbangannya. Disini jelas bahwa objek memiliki sifat independen. Objek adalah instance dari kelas, satu kelas bisa memiliki beberapa objek.
Instan (Instance)
Kelas yang telah terdefinisi dapat dijalankan (run-time) dalam bentuk instan di memori.
Contoh :
PersegiPanjang pp = new PersegiPanjang();
Maksud dari perintah di atas adalah sebagai berikut :
- Instan pp merupakan sebuah objek kelas PersegiPanjang dimana pp dibentuk oleh konstruktor Persegipanjang();
- Konstruktor (Constructor) merupakan sebuah method dimana nama method tersebut sama dengan nama kelas. Konstruktor tidak mengembalikan nilai tetapi dapat dilewati atau diberikan parameter.
- Instan pp berjalan pada memory komputer.
Method
Method atau fungsi atau operasi atau behaviour merupakan perintah-perintah prosedural yang ditempatkan pada kelas untuk mendapat hasil dari perintah-perintah tersebut.
Pengiriman Pesan (Message Passing)
Setiap objek dapat menerima atau mengirimkan pesan. Pesan-pesan tersebut bukan hanya berbentuk primitif variable (integer, double, dll), tetapi pesan-pesan tersebut dapat berupa objek lainnya.
Contoh :
pp.setPanjang(10);
Maksud perintah diatas adalah sebagai berikut :
pp diberikan nilai panjan sebesar 10
KONSEP-KONSEP OOP PADA JAVA
- Kelas Abstrak (Class Abstraksi)
- Enkapsulasi (encapsulation)
- Pewarisan (Inheritance)
- Polimorfisme (polymorphism)
Kelas Abstrak (Class Abstraksi)
- Kelas merupakan deskripsi abstrak informasi dan tingkah laku dari sekumpulan data.
- Kelas dapat diilustrasikan sebagai suatu cetak biru (blueprint) atau prototipe yang digunakan untuk menciptakan objek.
- Kelas merupakan tipe data bagi objek yang mengenkapsulasi data dan operasi pada data dalam suatu unit tunggal
- Kelas mendefinisikan suatu struktur yang terdiri atas data kelas (data field), prosedur atau fungsi (method), dan sifat kelas (property).
Enkapsulasi (encapsulation)
- Istilah enkapsulasi sebenarnya adalah kombinasi data dan fungsionalitas dalam sebuah unit tunggal sebagai bentuk untuk menyembunyikan detail informasi.
- Proses enkapsulasi memudahkan kita untuk menggunakan sebuah objek dari suatu kelas karena kita tidak perlu mengetahui segala hal secara rinci.
- Enkapsulasi menekankan pada antarmuka suatu kelas, atau dengan kata lain bagaimana menggunakan objek kelas tertentu.
Contoh: kelas mobil menyediakan antarmuka fungsi untuk menjalankan mobil tersebut, tanpa kita perlu tahu komposisi bahan bakar, udara dan kalor yang diperlukan untuk proses tersebut.
Contoh penggunaannya antara lain :
- Private : Variabel atau method hanya dapat diakses oleh objek itu saja
- Public : Variabel atau method dapat diakses oleh objek itu sendiri dan objek lainnya
- Protected : Variabel dan method dapat diakses oleh objek itu sendiri dan turunannya.
Pewarisan (Inheritance)
- Kita dapat mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada
- Penurunan sifat ini bisa dilakukan secara bertingkattingkat, sehingga semakin ke bawah kelas tersebut menjadi semakin spesifik
- Sub kelas memungkinkan kita untuk melakukan spesifikasi detail dan perilaku khusus dari kelas supernya
- Dengan konsep pewarisan, seorang programmer dapat menggunakan kode yang telah ditulisnya pada kelas super berulang kali pada kelas-kelas turunannya tanpa harus menulis ulang semua kodekode itu.
Polimorfisme (polymorphism)
- Polimorfisme merupakan kemampuan objekobjek yang berbeda kelas namun terkait dalam pewarisan untuk merespon secara berbeda terhadap suatu pesan yang sama
- Polimorfisme juga dapat dikatakan kemampuan sebuah objek untuk memutuskan method mana yang akan diterapkan padanya, tergantung letak objek tersebut pada jenjang pewarisan.
Method overriding.
Method name overloading.
Contoh :
PersegiPanjang pp = new PersegiPanjang
Titik ttk = pp;
Maksud pada 2 baris perintah diatas adalah :
- Instan pp merupakan objek kelas PersegiPanjang PersegiPanjang dimana pp dibentuk oleh konstruktor Persegipanjang();
- Instan ttk merupakan objek kelas Titik
- Instan ttk dibentuk dari instan pp yang merupakan turunan dari pp (Polimorphisme)
- Nilai instan ttk sama dengan instan pp
- Nilai instan pp yang dianggap pada instan ttk adalah x,y. Sedangkan panjang dan lebar diabaikan.
KARAKTERISTIK OOP
- Semua adalah objek.
- Komputasi dilakukan dengan komunikasi antar objek. Setiap objek berkomunikasi dengan objek yang lain melalui pengiriman dan penerimaan pesan.
- Sebuah pesan merupakan permintaan atas sekumpulan aksi dengan semua argumen yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu.
- Setiap objek memiliki memori sendiri, yang dapat terdiri dari objek-objek lainnya.
- Setiap objek adalah wakil atau representasi dari suatu kelas. Sebuah kelas dapat mewakili sekelompok objek yang sama.
- Kelas merupakan kumpulan tingkah laku yang berkaitan dengan suatu objek. Jadi, semua objek yang merupakan wakil dari kelas yang sama dapat melakukan aksi yang sama pula.
- Kelas-kelas diorganisasikan ke dalam struktur pohon yang berakar tunggal, yang dinamakan dengan jenjang pewarisan (inheritance hierarchy).
- Setiap objek pada umumnya memiliki tiga sifat, yaitu keadaan, operasi dan identitas objek.
- Operasi merupakan tindakan yang dapat dilakukan oleh sebuah objek.
- Keadaan objek merupakan koleksi dari seluruh informasi yang dimiliki oleh objek pada suatu saat.
- Informasi yang terkandung pada objek tersebut pada akhirnya memberikan identitas khusus yang membedakan suatu objek dengan objek lainnya.



